Gula darah harus diturunkan sehingga mencapai
batas normal
Hiperglikemia
postprandial merupakan kadar gula darah dua jam sesudah makan yang melebihi
nilai normal. Berdasarkan consensus diabetes tahun 2002, dalam keadaan normal,
kadar gula darah dua jam sesudah makan nilainya kurang dari 200 mg/dl. Para individu dengan diabetes mellitus, kadarnya melebihi
atau sama dengan 200 mg/dl.
Diabetes Melitus (DM) terus menarik perhatian
dunia. Penyebabnya tak lain karena jumlah penderitanya yang semakin tinggi. Apalagi,
menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Diabetes Melitus (DM) merupakan
penyebab kematian keempat di dunia dan bertanggung jawab atas lebih dari tiga
juta kematian setiap tahunnya.
Diabetes
Melitus juga merupakan factor resiko yang dapat meningkatkan kematian akibat
penyakit kardiovaskuler sebesar satu sampai empat kali lipat. Diabetes Melitus
memang diyakini berkaitan erat dengan meningkatnya resiko penyakit
kardiovaskuler, dimana kebanyakan penderita dengan prediabetes dan diabetes
mellitus tipe 2 meninggal karena penyakit kardiovaskuler.
Menurut
Ketua Divisi Endokrin dan Metabolisme, Departemen Penyakit dalam FKUI,
Prof.DR.dr.Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE, penyandang diabetes mellitus
harus mewaspadai resiko hiperglikemia postprandial.
Kadar
gula darah yang tinggi berbahaya bagi penderita diabetes mellitus dan kelompok
pradiabetes karena berhubungan dengan komplikasi pembuluh darah besar. Untuk
itu, International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2007 membuat panduan
(guideline) agar mewaspadai hiperglikemia postprandial terhadap resiko penyakit
kardiovaskuler. Menurut IDF, menurunnya kadar gula darah akan mengurangi resiko
komplikasi pembuluh darah, misalnya stroke atau penyakit kardiovaskuler.
Adapun
target kadar gula darah yang diturunkan dua jam setelah makan harus kurang dari 140 mg/dl. Selain itu, penting pula
memperhatikan nilai hemoglobin A1c (HbA1c) dan kadar gula darah puasa. Nilai
HbA1c atau gambaran rata-rata kadar gula darah selama dua bulan, idealnya
kurang dari 1,5%, sementara kadar gula darah puasa kurang dari 100 mg/dl.
Permasalahannya adalah, untuk mencapai target tersebut tidaklah mudah. Apalagi
orang dengan hiperglikemia postprandial setelah makan akan memiliki kadar gula
darah yang meningkat cepat. Untuk menurunkannya, mau tidak mau, menggunakan
obat diabetes mellitus.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar